Cakrawalaasia.news – Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat hasil gemilang dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Selama 21 hari pelaksanaan operasi, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026, aparat berhasil mengungkap 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka.
Keberhasilan tersebut disampaikan Wakapolres Labuhanbatu, Kompol PS Simbolon, didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto dalam konferensi pers di Mapolres Labuhanbatu, Rabu (3/6/2026).
Kompol PS Simbolon menjelaskan, Operasi Antik Toba merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.
“Dalam 21 hari pelaksanaan operasi, kami berhasil mengungkap 81 kasus dengan 96 tersangka. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Labuhanbatu dalam memerangi narkoba,” ujarnya.
Dari total kasus yang diungkap, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu menangani 44 kasus dengan 55 tersangka, sementara polsek jajaran mengungkap 37 kasus dengan 43 tersangka.
Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa 1.354,48 gram sabu, 4.504 gram ganja, 35 butir ekstasi, 5 butir Happy Five, uang tunai Rp11,4 juta, 30 unit sepeda motor, 46 telepon genggam, lima timbangan elektrik, serta satu unit mobil.
Prestasi tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan Operasi Antik Toba 2025 yang hanya mengungkap 65 kasus dengan 81 tersangka. Tahun 2026, jumlah pengungkapan naik 16 kasus atau sekitar 24,62 persen.
Peningkatan paling mencolok terlihat dari jumlah sabu yang berhasil disita. Jika tahun lalu hanya 274,6 gram, tahun ini melonjak menjadi 1.354,48 gram atau meningkat sekitar 393 persen.
Polres Labuhanbatu juga memperkirakan keberhasilan operasi tersebut telah menyelamatkan sekitar 13.545 jiwa dari ancaman penyalahgunaan sabu dan 4.504 jiwa dari bahaya penyalahgunaan ganja.
Menutup keterangannya, Kompol PS Simbolon menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika.
“Kami akan terus bertindak tegas dan konsisten dalam memberantas peredaran narkoba demi melindungi masyarakat dan generasi muda dari bahaya narkotika,” tegasnya.
Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026 menjadi bukti nyata komitmen Polres Labuhanbatu dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba. (RED)











