BNN Siap di Audit BPK, Evaluasi Program P4GN Periode 2024 – Juni 2026 di Mulai 

Foto : Inspektur Utama BNN RI Dicky Kusumawardhana dan Direktur Pemeriksaan I BPK RI Totok Sucahyo. Pertemuan berlangsung di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin 13 Juli 2026, (sumber : Humas BNN-RI).

JAKARTA, Cakrawalaasia.news – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI resmi memulai proses audit kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Proses ini ditandai dengan Soft Entry Meeting Pelaksanaan Audit Kinerja Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) periode 2024 – Semester I 2026. Pertemuan berlangsung di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin 13 Juli 2026.

Hadir dalam pertemuan tersebut Inspektur Utama BNN RI Dicky Kusumawardhana beserta jajaran Deputi BNN RI. Dari BPK RI hadir Direktur Pemeriksaan I BPK RI Totok Sucahyo beserta Tim Pemeriksa.

Irtama BNN Dicky Kusumawardhana menegaskan, BNN memandang audit BPK bukan hanya sebagai amanat konstitusi. Lebih dari itu, audit menjadi instrumen untuk mengevaluasi efektivitas Program P4GN, memperkuat sistem pengendalian intern, dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi.

“Pemeriksaan ini bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi BNN. Tantangan P4GN terus berkembang seiring perubahan modus kejahatan narkotika. Karena itu evaluasi harus dilakukan secara terus menerus agar program semakin efektif dan memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Dicky.

Sementara itu Direktur Pemeriksaan I B BPK RI Totok Sucahyo menyampaikan, proses audit akan berlangsung selama 51 hari ke depan.

Ia berharap BNN memberikan dukungan penuh berupa akses data, informasi, dan dokumen yang dibutuhkan tim pemeriksa. Tujuannya agar hasil audit menghasilkan rekomendasi yang komprehensif.

“Dengan sinergi BNN dan BPK, kami berharap audit ini menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas Program P4GN, serta mendorong BNN yang lebih profesional, akuntabel, dan transparan,” kata Totok. (*)

Penulis: Biro Humas dan Protokol BNN-RI Editor: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *