Cakrawalaasia.news, TANJUNG BALAI – Sinergi Bea Cukai BC Kanwil Sumut dan Bea Cukai Teluk Nibung bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Sumatera Utara menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 4.200 gram di perairan Asahan, Selasa (31/3/2026).
Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Nibung, Nutriwan Cahyono Putro mengungkapkan bahwa penindakan ini merupakan hasil sinergi informasi dan operasi yang telah terjalin secara berkelanjutan antara Bea Cukai dan Ditnarkoba Polda Sumut.
“Kami memperkuat pengawasan di wilayah perairan Tanjungbalai dan Asahan yang merupakan salah satu jalur rawan penyelundupan narkotika. Pengawasan yang dilakukan tersebut dinamakan Operasi gabungan, yang dilakukan pada 24-25 Maret 2026,”ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan dari sebuah sampan yang ditumpangi satu orang di perairan Asahan. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu tas yang dibungkus paperbag berisi empat bungkus the Tiongkok merek GuanYinwang serta satu bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu.
Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa barang tersebut berasal dari kapal nelayan yang diawaki dua orang dan diduga berlayar dari Malaysia. Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap kapal tersebut, tetapi tidak menemukan tambahan barang bukti.
Meski demikian, petugas berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat beserta barang bukti dan sarana pengangkut untuk dibawa ke Pangkalan Patroli Laut Bea Cukai Teluk Nibung.
Barang bukti yang diamankan petugas gabung tersebut berupa narkotika jenis sabu seberat 4.200 gram, 1 unit telepon genggam, 1 unit kapal nelayan, dan 1 unit sampan. Sementara 3 tersangka yang diamankan masing-masing berinisial AGS (30), AMR (47), dan ADS (32), yang seluruhnya merupakan nelayan asal Tanjungbalai.
Nutriwan menambahkan bahwa penindakan ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Ia menyebutkan, keberhasilan tersebut setidaknya mampu menyelamatkan sekitar 21.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.
“Kami bersama aparat penegak hukum terkait akan terus memperkuat sinergi dan pengawasan guna mencegah masuknya narkotika serta barang ilegal lainnya melalui perairan di wilayah pengawasan Bea Cukai Teluk Nibung,” pungkasnya. (**)











