Pemkot Tangerang Tata Jalan Kiasnawi, Hubungkan Stasiun-Pasar Anyar

Foto : Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti. (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (ALWAN ARDIANSYAH).

TANGERANG, Cakrawalaasia.news — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama pemerintah pusat tengah merencanakan penataan kawasan Jalan Kiasnawi sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara Stasiun Tangerang dengan kawasan niaga Pasar Anyar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menuturkan, rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi dapat menciptakan akses yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pengunjung dari luar Kota Tangerang yang datang menggunakan transportasi kereta api.



Pertemuan Dua Sentral Ekonomi dan Transportasi

”Kawasan Kiasnawi itu merupakan pertemuan dua sentral, yakni perdagangan barang dan jasa serta transportasi berbasis rel yang menjadi akses utama warga Tangerang ke Jakarta begitu sebaliknya. Oleh karenanya, kami ingin menata kembali kawasan ini mulai dari sisi transportasinya, akses jalannya, sampai parkirnya sehingga bisa tertib lagi untuk menjadi destinasi yang nyaman dikunjungi semua kalangan,” ujar Yeti, Kamis (3/9/2026).

Tertibkan Parkir Liar dan PKL

Ia melanjutkan, kawasan Jalan Kiasnawi saat ini masih mempunyai sejumlah persoalan, mulai dari aktivitas parkir liar hingga perdagangan yang menggunakan badan jalan yang harus segera dituntaskan.

“Kami sudah menyiapkan rencana penataannya seperti mengatur alur lalu lintasnya sampai menyiapkan kawasan khusus untuk drop-off penumpang, jadi tidak ada lagi istilahnya parkir sembarangan termasuk menata para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sana,” tambahnya.

Kerja Sama dengan DJKA dan PT KAI

Selain itu, Pemkot Tangerang akan menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam waktu dekat untuk memastikan rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi dapat direalisasikan secepatnya.

“Alhamdulillah, dua bulan lalu sudah dilaksanakan peninjauan bersama, selanjutnya dalam hitungan beberapa minggu ke depan akan dikaji persiapan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) agar rencana penataan ini bisa segera dieksekusi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di Kota Tangerang,” pungkasnya.



Penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik sekaligus menghidupkan kembali geliat ekonomi di kawasan Pasar Anyar sebagai salah satu pusat perdagangan tertua di Tangerang.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *