DJKI Buka Layanan Kekayaan Intelektual Gratis di KKI 2026, UMKM Bisa Konsultasi Merek & HAKI

Layanan DJKI konsultasi HAKI di KKI 2026 JICC Senayan
Foto : Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum membuka booth layanan konsultasi dan edukasi kekayaan intelektual (KI) gratis di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Acara berlangsung 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. (dok. DJKI Kemenkum)

JAKARTA, cakrawalaasia.news – Kabar baik buat pelaku UMKM dan ekonomi kreatif! Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum membuka booth layanan konsultasi dan edukasi kekayaan intelektual (KI) gratis di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Acara berlangsung 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

Layanan DJKI akan beroperasi setiap hari selama KKI 2026 berlangsung, mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB sampai acara resmi ditutup.

Kehadiran DJKI di KKI 2026 merupakan wujud kolaborasi KKI x IP Expose bersama Bank Indonesia untuk memperkuat pemanfaatan KI, merek, hingga indikasi geografis bagi para pelaku usaha.

“Melalui layanan DJKI di KKI 2026, kami ingin memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mendapatkan informasi dan konsultasi mengenai kekayaan intelektual. Kami mendorong para pelaku usaha untuk tidak hanya menghasilkan produk yang kreatif dan inovatif, tetapi juga memastikan produknya mendapat pelindungan KI agar memiliki nilai tambah dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Endar Tri Ariningsih, Ketua Tim Kerja Diseminasi dan Promosi DJKI.

Menurut Endar, pelindungan KI penting dilakukan sejak awal agar identitas, karya, maupun inovasi pelaku usaha tidak mudah digunakan atau diklaim pihak lain. Di booth DJKI, pelaku usaha bisa mengetahui jenis KI yang sesuai dengan produknya serta memahami proses pendaftarannya.

Selain booth konsultasi, sinergi DJKI dengan BI juga mengisi acara dengan talkshow edukasi pembiayaan berbasis KI dan pitching session untuk mempromosikan keunggulan produk-produk indikasi geografis Indonesia.

Kehadiran pameran ini disambut positif peserta, salah satunya dari Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Lukisan Kamasan Bali. Ketua MPIG, I Gede Eka Wedaasmara, mengapresiasi kesempatan ini.

“Himbauan kami bahwa lukisan kami ini adalah warisan dari nenek moyang kami, dari leluhur kami. Alangkah bagusnya apabila teman-teman ikut melestarikan, karena ini lukisan satu-satunya yang ada di dunia,” ujar I Gede Eka Wedaasmara.

Keunikan produk turunan Lukisan Kamasan Bali bahkan menarik perhatian Istri Wakil Presiden RI Selvi Ananda Putri yang turut mengapresiasi dan membeli produk kipas lukis karya pengrajin lokal. Dukungan tokoh negara ini dinilai jadi momentum penting mempromosikan warisan budaya lokal ke kancah nasional dan internasional.

I Gede berharap melalui ajang seperti KKI 2026, kesadaran masyarakat untuk menghargai, melindungi, dan melestarikan produk-produk Indikasi Geografis khas daerah semakin meningkat.

(Kunjungi Booth DJKI di KKI 2026)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *