Cakrawalaasia.news, JAKARTA – Setelah menempuh perjalanan dari Moskow ke St. Petersburg dengan kereta cepat Sapsan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkesempatan mengunjungi Saint Petersburg State Maritime Technical University atas undangan Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia, Nikolai Patrushev, yang juga merupakan alumni universitas tersebut.
Sebagai salah satu institusi pendidikan maritim terkemuka di Rusia, universitas ini memiliki tradisi panjang dalam bidang teknik dan desain perkapalan, arsitektur kapal, serta teknologi kelautan.
Menurut AHY, kunjungan tersebut menjadi kesempatan yang sangat berharga untuk mempelajari berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung kemajuan sektor maritim modern.
“Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, penguatan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi maritim merupakan kebutuhan strategis. Karena itu, kami menjajaki berbagai peluang kerja sama yang lebih konkret di bidang riset maritim, teknologi perkapalan, logistik maritim, serta pengembangan talenta muda yang akan menjadi penggerak sektor maritim Indonesia di masa depan,”sebut AHY pada siaran publik di media sosial (Facebook) nya.
AHY juga menyampaikan, dalam pertemuan itu, membahas peluang kolaborasi dalam program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pelatihan profesional, hingga pengembangan teknologi kapal yang lebih efisien, cerdas, dan ramah lingkungan.
“Kerja sama antara perguruan tinggi, dunia riset, dan industri menjadi semakin penting untuk menjawab tantangan masa depan sekaligus memperkuat daya saing bangsa,”AHY menyampaikan.
Di tengah berbagai perubahan global, lanjut AHY, mulai dari dekarbonisasi pelayaran hingga transformasi teknologi, kemampuan sebuah bangsa tidak lagi hanya ditentukan oleh sumber daya alam yang dimiliki. Akan tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, investasi terbaik yang dapat kita lakukan hari ini adalah mempersiapkan generasi yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
“Semoga berbagai peluang kolaborasi yang terbangun dapat memperkuat pengembangan SDM maritim Indonesia, mendorong lahirnya inovasi baru, serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan kedua negara dan generasi mendatang,”AHY mengakhiri tulisannya.(*)











