Hukum  

Panduan Lengkap Perizinan Pendirian Pabrik Kelapa Sawit

Artikel :

Ilustrasi Pabrik Kelapa Sawit
Foto : ilustrasi AI (dok. Cakrawalaasia.news).

JAKARTA, Cakrawalaasia.news — Investasi di sektor kelapa sawit masih menjadi primadona. Namun untuk mendirikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS), pelaku usaha wajib memenuhi serangkaian perizinan. Sejak diterapkannya sistem Online Single Submission – OSS dan UU Cipta Kerja, proses perizinan kini terintegrasi dan berbasis risiko.



1. Dasar Hukum Perizinan PKS Terbaru

Perizinan pendirian PKS mengacu pada beberapa peraturan utama berikut:

  • UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU
  • PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
  • PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • PP No. 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan
  • Permen LHK No. 4 Tahun 2021 tentang Daftar Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib AMDAL, UKL-UPL
  • Permen Pertanian No. 38 Tahun 2020 tentang Perizinan Usaha Perkebunan

2. Tabel Jenis Perizinan Pendirian PKS

No Jenis Izin Lembaga Penerbit Keterangan Penting Dasar Hukum
1 NIB OSS BKPM Nomor Induk Berusaha. Identitas usaha. Otomatis terbit PP No. 5 Tahun 2021
2 PKKPR Kementerian ATR/BPN via OSS Pengganti Izin Lokasi. Cek kesesuaian RTRW/RDTR PP No. 21 Tahun 2021
3 Persetujuan Lingkungan AMDAL/UKL-UPL DLH Provinsi/Kabupaten > 60 Ton TBS/Jam = Wajib AMDAL. < 60 Ton = UKL-UPL Permen LHK No. 4 Tahun 2021
4 Izin Usaha Kementerian Pertanian via OSS Terbit setelah Persetujuan Lingkungan terbit PP No. 5 Tahun 2021
5 IUP / IUP-B Dinas Perkebunan Prov/Kab Wajib jika memiliki kebun inti dan plasma 20% Permen Pertanian No. 38 Tahun 2020
6 PBG Pemerintah Daerah Izin Mendirikan Bangunan Pabrik dan fasilitas PP No. 16 Tahun 2021
7 Izin Teknis: Air, Limbah, Emisi DLH / SDA Persetujuan Teknis untuk operasional pabrik PP No. 22 Tahun 2021
8 Sertifikat ISPO Komisi ISPO Wajib untuk semua perusahaan sawit di Indonesia Perpres No. 44 Tahun 2020

3. Alur Singkat Pengurusan Izin PKS

  1. Pendirian Badan Usaha : PT/CV di AHU Kemenkumham
  2. Pendaftaran OSS : Terbit NIB
  3. PKKPR : Cek kesesuaian tata ruang
  4. AMDAL/UKL-UPL : Proses di DLH dan terbit Persetujuan Lingkungan
  5. Izin Usaha di OSS : Terbit setelah Persetujuan Lingkungan
  6. IUP : Jika ada kebun, ajukan ke Dinas Perkebunan
  7. PBG, Air, Limbah, Emisi : Izin teknis lainnya
  8. Beroperasi : Setelah semua izin terbit dan SLF keluar



4. Catatan Penting

1. Moratorium Sawit: Masih berlaku sesuai Inpres No. 5 Tahun 2019. Pembukaan lahan baru di hutan primer dan gambut dibatasi.

2. Kewajiban Plasma 20%: Sesuai Permen Pertanian No. 26 Tahun 2007, perusahaan wajib membangun kebun plasma 20% dari luas kebun inti.

3. Sertifikasi ISPO: Wajib untuk semua perusahaan sawit di Indonesia berdasarkan Perpres No. 44 Tahun 2020. Target 100% perusahaan bersertifikat.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *