Liga Santri Wali Kota Cup 2026 Resmi Digelar, 32 Tim dari Ponpes se-Kota Tangerang Bertanding

Foto : Liga Santri Wali Kota Cup 2026 resmi bergulir di Kota Tangerang. Kompetisi yang diikuti 32 tim ini digelar di Stadion Benteng Reborn dan Stadion Mini Cipondoh pada 4–18 September 2026 sebagai ruang pembinaan dan pengembangan potensi santri. (Sumber : Prokopim Kota Tangerang).

TANGERANG, Cakrawalaasia.news — Sebanyak 32 tim dari pondok pesantren se-Kota Tangerang kembali beradu kemampuan dalam Liga Santri Wali Kota Cup Tahun 2026. Kompetisi sepak bola tahunan yang digelar dalam menyambut Hari Santri ini, resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Jumat (04/09/2026).



Wadah Pembinaan Karakter dan Sportivitas

Sachrudin mengatakan, Liga Santri tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan piala dan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja keras, mental juara, serta kemampuan untuk bangkit dari kekalahan.

“Sejak pertama kali digelar pada 2022, Liga Santri telah menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi, mempererat ukhuwah, sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi. Di sini, para santri tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar, bersilaturahmi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Sachrudin.

Santri Harus Unggul Ilmu Agama dan Prestasi

Menurutnya, semangat berkompetisi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Para santri diharapkan mampu terus berkembang dan menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan akhlakul karimah.

“Kita ingin santri Kota Tangerang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga berprestasi, kreatif, mandiri, dan berdaya saing. Santri hari ini adalah generasi penerus sekaligus calon pemimpin masa depan,” katanya.

Ia menegaskan, kemenangan dalam Liga Santri bukan semata-mata siapa yang mengangkat trofi, tapi bagaimana nilai dan pengalaman yang dibawa pulang oleh setiap peserta.



Pemkot Komitmen Dorong Santripreneur dan Literasi Digital

Lebih lanjut, Sachrudin menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus membuka ruang bagi pengembangan potensi generasi santri, baik melalui olahraga, kreativitas, keterampilan maupun penguatan kemandirian.

“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan zaman. Karena itu, kami terus mendorong pengembangan keterampilan, literasi digital, kemandirian ekonomi melalui santripreneur, serta berbagai ruang kompetisi dan kreativitas bagi para santri,” jelasnya.

Jadwal dan Lokasi Pertandingan

Sachrudin juga mengajak seluruh peserta menjadikan Liga Santri sebagai momentum untuk membangun persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas sepanjang pertandingan.

“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang lebih penting, jaga sportivitas, persaudaraan, dan jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik,” pesannya.

Sebagai informasi, Liga Santri Wali Kota Cup Tahun 2026 berlangsung pada 4–18 September 2026, bertempat di Stadion Benteng Reborn dan Stadion Mini Cipondoh, dengan diikuti 32 tim dari pondok pesantren se-Kota Tangerang.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *