Cakrawalaasia.news, LABUHANBATU – Satu unit rumah milik keluarga P. Panjaitan yang berlokasi di Jalan Bakti Lama, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, hangus dilalap si jago merah pada Rabu (11/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Rumah yang diketahui sudah lama tidak ditempati tersebut sebelumnya sempat dikontrakkan kepada pihak lain. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong setelah para penyewa disebut telah meninggalkan lokasi beberapa waktu sebelumnya.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar setelah terlihat kepulan asap hitam pekat dari arah rumah tersebut. Dalam hitungan menit, api dengan cepat membesar dan mulai melahap seluruh bagian bangunan.
Salah satu saksi mata, Sutran (42), warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan bahwa rumah tersebut merupakan rumah temannya. Namun, setelah orang tua pemilik rumah meninggal dunia, keluarga tersebut diketahui sudah tidak lagi tinggal di lokasi tersebut dan memilih pindah.
“Awalnya terlihat asap hitam keluar dari rumah itu. Tidak lama kemudian api langsung besar dan menjalar ke seluruh bangunan,” ujar Sutran di lokasi kejadian.
Kondisi bangunan yang diduga sudah lama kosong dan terdapat material mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Beberapa warga juga segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Labuhanbatu untuk meminta bantuan.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Labuhanbatu langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas berupaya keras memadamkan api agar tidak merambat ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Personel dari Polres Labuhanbatu juga turut hadir di lokasi untuk membantu proses pengamanan serta mengatur arus lalu lintas di sekitar area kebakaran agar tidak mengganggu proses pemadaman.
Selain itu, warga sekitar juga ikut bergotong royong membantu petugas untuk mempercepat proses pemadaman.
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, karena rumah dalam keadaan kosong saat kejadian. Namun demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat seluruh bangunan beserta isinya habis terbakar.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian bersama petugas Damkar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api yang memicu kebakaran tersebut. (*)











