Kisah Inspiratif Masriyadi sukses merintis usaha, Bangun Solidaritas Antar Teknisi Pendingin

Foto: Masriyadi di sela waktu meninjau pekerjaan

Cakrawalaasia.news,MEDAN – Berhenti dari zona nyaman sebagai karyawan perusahaan kontraktor tidak lantas membuat semangat Masriyadi padam. Sebaliknya, keputusan tersebut justru menjadi titik balik kebangkitan bagi pria ini untuk membangun usaha mandiri di bidang elektrikal dan perawatan pendingin (chiller/AC).

Kini, usahanya telah berbuah manis setelah dipercaya menjadi vendor resmi di salah satu rumah sakit ternama di Kota Medan.

Perjalanan Masriyadi dimulai beberapa tahun lalu ketika ia memutuskan untuk keluar dari perusahaan tempatnya bekerja. Alih-alih merasa pesimis, ia melihat momen tersebut sebagai peluang untuk mengasah kemandirian.

Dengan bekal pengalaman kerja dan ilmu teknis yang dimiliki, Masriyadi memulai langkah kecil dengan menawarkan jasa perbaikan dan perawatan sistem elektrikal serta pendingin ke beberapa pihak salah satunya rumah sakit.

Awalnya, ia hanya berperan sebagai penyedia jasa panggilan (freelance) untuk penanganan kerusakan mendadak. Namun, konsistensi, ketelitian, dan respons cepat yang ia tunjukkan perlahan membangun kepercayaan pihak manajemen rumah sakit.

“Awalnya memang merintis dari nol. Saya hanya mengandalkan tekad kuat dan keyakinan bahwa ilmu serta pengalaman yang saya miliki bisa memberikan nilai lebih,” kenang Masriyadi saat ditemui di salah satu warkop kawasan Medan Johor, Sabtu (27/06/2026).

Usaha keras tersebut tidak sia-sia, dari sekadar tukang servis panggilan, status Masriyadi kini telah meningkat signifikan. Pihak rumah sakit telah memberikannya kepercayaan penuh dengan menjadikannya sebagai vendor resmi yang menangani perawatan rutin dan perbaikan sistem pendingin serta elektrikal.

Status ini telah dijalankannya selama bertahun-tahun, menandakan stabilitas dan kualitas layanan yang terjaga.

Menurut Masriyadi, kunci dari keberhasilannya bukan hanya pada keahlian teknis, tetapi juga pada mentalitas belajar yang terus menerus. Ia menyadari bahwa dunia teknologi, khususnya di bidang elektrikal dan HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), berkembang sangat pesat.

“Alhamdulillah, semua usaha yang dirintis dengan keyakinan dan kesabaran akhirnya sekarang berbuah hasil. Walaupun di sana sini masih banyak yang harus dikembangkan, kita harus terus belajar apalagi dengan kemajuan teknologi sekarang ini yang semakin pesat. Ini adalah tantangan untuk menghasilkan hasil yang lebih baik lagi dan memberikan kepuasan bagi semua konsumen,” ungkap Masriyadi.

Kisah Masriyadi menjadi bukti nyata bahwa pengalaman kerja di perusahaan besar dapat menjadi modal berharga jika diolah dengan jiwa kewirausahaan. Bagi para pekerja yang ingin beralih menjadi pengusaha, kisah ini menjadi pengingat bahwa konsistensi dan kepercayaan diri adalah modal utama untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis jasa yang ketat.

Hingga saat ini, Masriyadi terus berkomitmen untuk meningkatkan standar layanannya, siap menghadapi tantangan teknologi baru demi memberikan solusi terbaik bagi klien-kliennya di Medan.

Bersama sejumlah teman seperjuangan, Masriyadi mendirikan APSU Pro (Asosiasi Pendingin Sumatera Utara Profesional), sebuah organisasi yang kini telah memiliki legalitas resmi.

Dengan didasari oleh keinginan kuat untuk mengubah citra dan nasib para teknisi AC di daerah tersebut. Melalui komunitas ini, ia bersama para pengurus serta anggota lainnya memiliki visi dan misi yang jelas mewujudkan komunitas teknisi AC yang solid, sejahtera, dan saling memberdayakan.

“Kami ingin membuktikan bahwa teknisi AC bukan sekadar pekerja teknis, tetapi profesi yang mulia dan berpotensi besar jika dikelola secara profesional,” ujar Masriyadi.

Langkah Masriyadi ini menjadi contoh inspiratif bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang keuntungan pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa mengangkat harkat dan martabat profesi bersama-sama.

Penulis: Rony

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *