Ragam  

BNN Perkuat Kompetensi Petugas Rehabilitasi, Dorong Layanan Pemulihan Narkoba Berkelanjutan

Plt Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi saat membuka pelatihan petugas rehabilitasi di Jakarta
Foto : Plt Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi saat membuka pelatihan petugas rehabilitasi di Jakarta, (sumber : Humas BNN).

JAKARTA, Cakrawalaasia.news – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI terus memperkuat sistem layanan rehabilitasi pecandu narkoba. Melalui Direktorat Pascarehabilitasi Deputi Bidang Rehabilitasi, BNN menggelar “Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan bagi Petugas Rehabilitasi” selama 4 hari, 10 hingga 13 Agustus 2026 di PPSDM Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Timur.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis BNN untuk memastikan layanan pemulihan bagi penyalahguna narkotika berjalan berkelanjutan dan terintegrasi.

Acara resmi dibuka oleh Plt. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi pada Senin (10/8/2026).

Dalam sambutannya, dr. Amrita menekankan pentingnya perubahan cara pandang dalam penyelenggaraan rehabilitasi. Menurutnya, selama ini proses rehabilitasi masih sering dilihat sebagai tahapan yang terpisah: rawat jalan, rawat inap, hingga pascarehabilitasi.

“Perubahan yang kita lakukan bukan sekadar menyempurnakan prosedur atau menambah kegiatan, tetapi mengubah cara kita memandang rehabilitasi itu sendiri,” ujar dr. Amrita Devi.

Ia mendorong dibangunnya sistem pelayanan yang menghubungkan seluruh tahapan sejak awal. Tujuannya agar proses pendampingan terhadap klien bisa berlangsung tanpa putus.

“Paradigma yang kita bangun saat ini adalah rehabilitasi berkelanjutan yang terintegrasi. Artinya, setiap tahapan layanan saling terhubung, saling mendukung, dan menjadi bagian dari satu proses pemulihan yang utuh,” tegasnya.

Untuk mewujudkan layanan yang komprehensif, BNN juga meminta seluruh petugas rehabilitasi dari berbagai latar belakang profesi untuk memperkuat kolaborasi.

Mulai dari dokter, psikolog, perawat, hingga konselor diminta menghilangkan sekat-sekat antar unit kerja.

Kolaborasi lintas profesi ini dinilai penting agar kebutuhan klien dapat ditangani secara menyeluruh sesuai tahapan pemulihannya.

Melalui pelatihan ini, BNN berharap para petugas memiliki pemahaman dan kompetensi yang selaras dalam memberikan layanan.

Dengan begitu, kesinambungan pendampingan dari tahap awal hingga pascarehabilitasi bisa semakin kuat.

Penguatan kapasitas ini merupakan bagian dari upaya BNN menghadirkan layanan rehabilitasi yang berkualitas, terintegrasi, dan berorientasi pada pemulihan berkelanjutan. Sehingga proses rehabilitasi tidak berhenti di satu tahapan saja, tetapi terus mengawal klien hingga mencapai pemulihan dan kemandirian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *