Ketua KPPU Dorong Persaingan Sehat di Sektor LPG : Jaga Pasokan Energi Nasional

Foto : Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI M. Fanshurullah, kunjungan kerja ke fasilitas PT Perta-Samtan Gas (PSG) di Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat, 29 Mei 2026, dan Presiden Direktur LNG PSG Jeffry Simanjuntak, beserta jajaran foto bersama, (sumber : Humas KPPU-RI).

Cakrawalaasia.news, PALEMBANG – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI M. Fanshurullah Asa menegaskan pentingnya menciptakan persaingan usaha yang sehat di sektor energi, khususnya industri liquefied petroleum gas (LPG), guna menjaga ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas PT Perta-Samtan Gas (PSG) di Palembang, Sumatera Selatan, pada Jumat, 29 Mei 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung operasional industri pengolahan gas yang berkontribusi terhadap pasokan LPG nasional sekaligus memperkuat pengawasan persaingan usaha di sektor energi yang memiliki peran strategis bagi perekonomian dan kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPPU menekankan bahwa tata kelola industri migas yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada kepentingan publik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Hal tersebut semakin relevan mengingat sektor gas dan listrik selama delapan tahun terakhir masih mencatat indeks persaingan usaha terendah di Indonesia.

Kunjungan kerja tersebut juga dimanfaatkan KPPU untuk mendorong pelaku usaha migas mengikuti Program Kepatuhan Persaingan Usaha. Program ini merupakan salah satu instrumen pencegahan yang dikembangkan KPPU untuk mendorong terciptanya budaya kepatuhan di kalangan pelaku usaha, di samping fungsi penegakan hukum yang dijalankan lembaga tersebut.

“Kami berharap perusahaan-perusahaan di sektor strategis seperti migas dapat membangun budaya kepatuhan sejak awal agar iklim usaha lebih sehat, transparan, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Ketua KPPU.

PT Perta-Samtan Gas memiliki posisi penting dalam rantai pasok energi nasional. Perusahaan tersebut memasok sekitar 50 persen kebutuhan LPG di wilayah Sumatera Bagian Selatan dan berkontribusi sekitar 10 persen terhadap produksi LPG domestik nasional. Peran tersebut menjadi semakin signifikan ketika permintaan masyarakat meningkat pada periode hari besar keagamaan.

Presiden Direktur LNG PSG Jeffry Simanjuntak menjelaskan, bahwa kebutuhan LPG di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung mencapai sekitar 800 ton per hari.

Angka tersebut dapat meningkat hingga 1.000 ton per hari pada periode Idulfitri. Kehadiran PSG berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan LPG domestik sehingga distribusi energi bagi masyarakat tetap terjaga.

Melalui kunjungan kerja ini, KPPU berharap semakin terbangun pemahaman bersama antara regulator dan pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan prinsip persaingan usaha yang sehat di sektor energi.

Tata kelola industri LPG yang transparan, kompetitif, dan berorientasi pada kepentingan publik diharapkan dapat mendukung ketersediaan pasokan energi, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan. (*)

Penulis: Humas KPPU-RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *