Ragam  

Tinjau Natuna, Menko Polkam: Wibawa Indonesia Ditentukan Prajurit di Perbatasan

Foto : Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menko Polkam, Jenderal TNI, Purn., Djamari Chaniago meninjau kesiapan pasukan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis, 2 Juli 2026, (sumber : Humas Kemenko Polkam-RI).

NATUNA, Cakrawalaasia.news – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menko Polkam, Jenderal TNI, Purn., Djamari Chaniago meninjau kesiapan pasukan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis, 2 Juli 2026.

Kunjungan kerja tersebut menyasar Yon Komposit 1/Gardapati, prajurit TNI, Polri, serta Gugus Tempur Laut Komando Armada I, Guspurla Koarmada I.

Di hadapan prajurit Yon Komposit 1/Gardapati, Marinir, dan Polri, Menko Polkam menegaskan Natuna memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan langsung dengan negara lain.

“Tugasmu bukan tugas sembarangan. Kalian di sini menjaga kedaulatan kita. Seluruh unsur Angkatan Darat, Laut, Udara, dan Kepolisian harus kompak semua. Bangsa menunggu hasil dari tugasmu di sini,” tegas Menko Polkam.

Menko Polkam juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh prajurit.

“Salam beliau adalah selamat bertugas, jaga kesehatan dan kekompakan kalian. Tugas kita masih belum akan selesai, ke depan mungkin akan semakin banyak,” ujar Menko Polkam.

Ia menekankan, bahwa kekokohan negara sangat bergantung pada soliditas TNI dan Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa.

Menko Polkam mengingatkan setiap tindakan prajurit di Natuna akan memengaruhi pandangan negara-negara kawasan terhadap Indonesia.

“Apa yang kalian perbuat di sini akan sangat berpengaruh pada pandangan negara-negara sekitar terhadap Indonesia. Apa yang kalian lakukan, akan menentukan tingkat penghargaan orang asing kepada bangsa kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong prajurit untuk terus berlatih dan meningkatkan profesionalisme. “Tentara kalau tidak bertempur, ya berlatih. Karena itu, teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam menerima paparan dari Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, terkait kondisi keamanan maritim, kesiapan operasional, dan tantangan strategis di Laut Natuna Utara.

Menko Polkam menegaskan, pemerintah berkomitmen memperkuat koordinasi antar kementerian dan lembaga agar sistem pertahanan dan keamanan maritim berjalan optimal. Penguatan ini penting untuk menjaga kedaulatan, keamanan pelayaran, perdagangan, perikanan, dan mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Bupati Natuna Cen Sui Lan, dan jajaran pejabat Kemenko Polkam. (*)

Penulis: Humas Kemenko Polkam-RI (SIARAN PERS NO. 256/SP/HM.01.02/POLKAM/7/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *