JAKARTA, Cakrawalaasia.news – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana yang berhasil dihimpun hingga Senin (28/9) pukul 07.00 WIB adalah sebagai berikut.
Banjir Parigi Moutong 160 Rumah Terdampak
Kejadian pertama dilaporkan banjir melanda wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Kejadian banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Toribulu pada Minggu (27/9).
Adapun desa terdampak yakni Desa Toribulu Selatan, Desa Tomoli Utara, Desa Sibalago dan Desa Singura. Kaji cepat sementara mencatat 160 rumah dan 3 unit fasilitas umum terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan segera melakukan upaya penanganan darurat di lapangan. Kondisi terkini banjir dilaporkan sudah surut.
Banjir Langkat 3 Kecamatan
Beralih ke Provinsi Sumatera Utara, banjir melanda wilayah Kabupaten Langkat pada Minggu (27/9). Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadi banjir yang berdampak di tiga kecamatan yakni Kecamatan Padang Tualang, Kecamatan Sawit Seberang dan Kecamatan Wampu.
Ketinggian muka air saat terjadi banjir berkisar antara 10 hingga 80 sentimeter. Berdasarkan pemantauan visual, banjir sudah mulai berangsur surut. BPBD menyiapkan langkah penanganan darurat serta penyaluran bantuan yang dibutuhkan.
Karhutla di Wonogiri 2 Hektare
Selain banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga terjadi di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang diterima titik api terlihat di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ngadirojo sekitar pukul 16.38 WIB. Luas lahan terbakar mencapai 2 hektare.
BPBD bersama tim gabungan segera menurunkan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan upaya penanganan darurat. Kondisi terkini per Minggu (27/9) api sudah berhasil dipadamkan.
Karhutla Tojo Una Una 1 Hektare
Masih seputar karhutla, kejadian yang sama melanda wilayah Kabupaten Tojo Una Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Kejadian karhutla melanda Desa Uekuli, Kecamatan Tojo. Terpantau titik api terlihat pada Minggu (27/9) sekitar pukul 02.00 WITA hingga membakar lahan seluas satu hektare.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, Damkar Tojo Una-Una, TNI, Manggala Agni dan masyarakat berhasil memadamkan api dan kondisi aman terkendali.
Karhutla Terluas Tuban 200 Hektare
Karhutla juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Dilaporkan warga melihat titik api pada Sabtu (26/9) di Desa Warung dan Desa Rawasan di Kecamatan Jenu. Berdasarkan pantauan visual di lapangan, sebagian api merambat dengan cepat, hal ini dipicu kondisi lahan yang kering hingga lahan seluas 200 hektare habis terbakar. Api berhasil dipadamkan pada Minggu (27/9). Penyebab kebakaran kini masih dalam proses penyidikan pihak berwajib.
Imbauan BNPB
Menyikapi rangkaian bencana yang terjadi, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman bencana. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalurnya yang aman.
Terkait bahaya hidrometeorologi kering, khususnya karhutla, BNPB meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk pembakaran untuk membuka lahan ataupun sampah. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
Sumber: Humas BNPB – Laporan Bencana hingga Senin 28 September 2026 Pukul 07.00 WIB











