Cakrawalaasia.news, LABUHANBATU – Suriati, Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 14 Panai Hulu di anggap telah membohongi masyarakat. “Kebohongan” nya (Suriati) dengan membuat pernyataan ke wartawan, bahwa kondisi sekolah yang dipimpinnya telah diperbaiki.
Pernyataan telah diperbaiki yang dikeluarkan Suriati tersebut, keluar setelah video kondisi prihatin SD Negeri 14 Panai Hulu viral di media sosial dengan berbagai komentar netizen.
“Itu sudah “bohong” dia pak. Karena, video keadaan SDN 14 Panai Hulu yang hancur itu, diperbaiki hanya bagian ruangan yang ada di video yang viral itu. Masih ada bagian bangunan lain yang benar – benar tak pernah dirawat,”ujar seorang warga yang sempat melihat kondisi SDN 14 Panai Hulu usai viral di media sosial, Minggu (19/4/2026), dan tak ingin namanya dicatut media.
Sebelumnya, hasil pantauan media ini di SDN 14 Panai Hulu, menjadi sorotan masyarakat. Sekolah dasar yang berada di wilayah Kecamatan Panai Hulu ini terlihat dalam keadaan rusak parah. Dari hasil pantauan di lapangan, Rabu (15/4/1016), sejumlah fasilitas sekolah tampak tidak layak pakai. Asbes atap terlihat pecah dan berlubang, kaca jendela hancur, serta mobiler (kursi dan meja) di ruang kelas rusak berat. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan siswa yang setiap hari mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Menurut informasi, seluruh Sekolah Dasar Negeri se-Kabupaten Labuhanbatu memiliki dana BOS. Selain dana BOS ada pengajuan anggaran perawatan, sarana dan prasarana. SDN 14 Panai Hulu, diketahui melakukan pengajuan anggaran tersebut. Hingga, sesuai informasi, memiliki anggaran yang dinyatakan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sebagai utang di tahun sebelumnya, dibawa ke tahun 2025.
Untuk anggaran Sarana dan Prasarana di tahun 2025, SDN 14 Panai Hulu mencapai Rp.45.200.000,- (Empat Puluh Lima Juta Dua Ratus Ribu Rupiah). Sedangkan pengajuan untuk pembangunan kamar mandi dan sumur bor, sekitar Rp.170.000.000,- (Seratur Tujuh Puluh Juta Rupiah). Penghimpunan informasi, sekitar Rp 279,36 juta dana BOS SD Negeri 14 Panai Hulu di tahun 2025.
Kepala Sekolah SD Negeri 14 Panai Hulu Suriati, ketika dikonfirmasi terkait beberapa penggunaan anggaran Dana Bos di tahun 2025, hingga kini dilaporkan kemeja redaksi, Suriati belum dapat memberikan keterangan dan penjelasan mengenai penggunaan/pelaksanaan anggaran Dana Bos.
Diberitakan, kondisi tak layak fasilitas belajar SD Negeri 14 Panai Hulu viral di media sosial. Hal tersebut di kuatkan dengan konfirmasi media ini dengan pantauan langsung ke Sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SD Negeri 14 Panai Hulu, Suriati, ketika dilakukan wawancara langsung, enggan menjawab. Dengan “dalih” ada urusan ke kantor Koordinator Wilayah Kecamatan Panai Hulu Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu. ”
Konfirmasi lanjutan melalui pesan WhatsApp terkait kondisi fasilitas sekolah justru direspons dengan pengiriman foto perbaikan asbes yang disebut baru dilakukan setelah viral. Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai penyebab kerusakan serta penggunaan anggaran sarana dan prasarana, jawaban yang diberikan dinilai tidak menjawab substansi pertanyaan.
“Pak itu kan sekarang sudah direhab,” tulisnya singkat. (*)











