JAKARTA, Cakrawalaasia.news – Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat PLRKM Deputi Bidang Rehabilitasi BNN menggelar pelatihan peningkatan kemampuan petugas lembaga rehabilitasi mitra secara virtual, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung dari Gedung Atmani Wedhana BNN, Cawang, Jakarta Timur ini diikuti 76 petugas dari lembaga rehabilitasi mitra BNN di 8 provinsi wilayah Sumatera. Yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Direktur PLRKM BNN, dr. Syamsul Bahar mengatakan peningkatan kapasitas SDM menjadi langkah strategis agar lembaga mitra mampu memberi layanan sesuai standar nasional.
“Melalui kegiatan ini Kami berharap kompetensi petugas dalam melaksanakan asesmen dan menyusun rencana terapi semakin meningkat, sehingga implementasi SNI 8807:2022 di lembaga rehabilitasi mitra dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
260 Lembaga Mitra Dibina, 11 Kantongi Sertifikasi
Dalam paparannya, dr. Syamsul menyebut hingga 2026 BNN telah membina 260 lembaga rehabilitasi mitra milik komponen masyarakat.
Dari jumlah tersebut, 134 lembaga telah direkomendasikan memenuhi SNI berdasarkan hasil pendampingan 2020–2025. Rinciannya 49 lembaga dengan rekomendasi pemenuhan SNI 100 persen dan 85 lembaga dengan rekomendasi pemenuhan SNI 75 persen.
Namun baru 11 lembaga yang telah mengantongi sertifikasi dari Lembaga Penilaian Kesesuaian LPK.
BNN berharap melalui pelatihan ini jumlah lembaga yang memenuhi standar nasional bisa bertambah. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan rehabilitasi yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada pemulihan penyalahguna narkotika. (*)











