Diduga Ada Komunikasi Oknum Kapolsek dengan Terduga Pengedar Sabu di Labuhanbatu

Foto : (ilustrasi)

Cakrawalaasia.news, LABUHANBATU – Peredaran narkotika jenis sabu di Kelurahan Negeri Lama Kota, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, kian terang-terangan. Aktivitas yang disebut-sebut sudah berlangsung lama itu diduga dikendalikan seorang pria berinisial Zack.

Ironisnya, mencuat dugaan keterlibatan oknum aparat. Seorang sumber menyebut, terduga pengedar berinisial Zack diduga mendapat “perlindungan” dari oknum Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal.

Dugaan tersebut mencuat setelah awak media melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Bilah Hilir, AKP Armen Faisal, pada Minggu (01/02/2026). Tak lama setelah konfirmasi dilakukan, bahkan sebelum berita dipublikasikan, Zack justru langsung menghubungi awak media ini.

Fakta itu memunculkan tanda tanya besar, bagaimana informasi konfirmasi tersebut bisa sampai begitu cepat ke pihak terduga pengedar?

Peredaran Disebut Sudah Lama Berlangsung

Sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut, Zack bukanlah pemain baru di wilayah tersebut. Ia disebut sudah lama beraktivitas dan cukup dikenal di kawasan Negeri Lama Kota.

“Zack itu sudah lama main. Meskipun “dekat” dengan Mapolsek Bilah Hilir, dia tidak pernah tertangkap. Licin kali,” ungkap sumber.

Menurut sumber, aktivitas peredaran sabu di wilayah tersebut berjalan nyaris tanpa hambatan.

Ada Nama Lain yang Disebut Lebih Besar

Tak hanya Zack, sumber juga mengungkap adanya nama lain yang disebut – sebut memiliki jaringan lebih besar, yakni berinisial Don.

“Zack memang punya anggota di lapangan, bang. Tapi lebih besar Don. Anggotanya banyak juga,” ujarnya.

Informasi ini semakin memperkuat dugaan bahwa peredaran narkotika di Kecamatan Bilah Hilir bukanlah jaringan kecil, melainkan terorganisir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal terkait dugaan komunikasi tersebut. Malah Saat dikonfirmasi terkait kedekatan dirinya dengan Zack, hingga saat ini, Minggu (01/03/2026) Armen Faisal memilih bungkam.

Akibat keresahan ini, masyarakat berharap aparat penegak hukum khususnya jajaran Kepolisian Republik Indonesia, segera mengambil langkah tindakan tegas.

Peredaran narkotika yang kian terang-terangan tanpa penindakan nyata berpotensi merusak generasi muda dan memperburuk situasi keamanan di Labuhanbatu. (* * )

Penulis: NASEditor: Ricky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *