Ragam  

Menko Polkam Djamari Chaniago Motivasi Siswa Dikmaba TNI dan Calon Manajer Koperasi Merah Putih di Rindam Bukit Barisan

Foto : Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Menko Polkam, Jenderal TNI Purn. Djamari Chaniago mengunjungi Markas Rindam I/Bukit Barisan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu 4/7/2026, (sumber : Humas Kemenko Polkam-RI)
PEMATANG SIANTAR, Cakrawalaasia.news – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Menko Polkam, Jenderal TNI Purn. Djamari Chaniago mengunjungi Markas Rindam I/Bukit Barisan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu 4/7/2026.
Kunjungan tersebut untuk memberikan pengarahan kepada ratusan siswa Pendidikan Pertama Bintara TNI Dikmaba dan peserta Pelatihan Dasar Bela Negara Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia SPPI calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih KDKMP.
Kedatangan Menko Polkam ke Rindam I/Bukit Barisan juga menjadi nostalgia. Djamari Chaniago pernah menjabat sebagai Komandan Rindam I/Bukit Barisan pada 1994.
Di hadapan para siswa Dikmaba, Menko Polkam menegaskan pengabdian prajurit adalah panggilan hidup.
“Sebagai prajurit kita berbakti kepada nusa dan bangsa seumur hidup kita. Kapan selesainya tentara berbakti? Saat tembakan salvo berbunyi. Tembakan salvo adalah tembakan kehormatan yang mengantarkan prajurit manapun ke liang lahat. Itu berbunyi, tanda kita selesai mengabdi,” kata Djamari.
Ia berpesan agar para siswa memanfaatkan masa pendidikan untuk membentuk karakter dan kemampuan terbaik.
“Belajarlah kalian dengan sungguh-sungguh dan berlatihlah untuk menjadi prajurit andalan. Selamat belajar dan selamat berlatih,” ujarnya.
Sementara kepada calon Manajer KDKMP, Menko Polkam menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai program strategis pemerintah untuk memudahkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Koperasi Desa Merah Putih itu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian & kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan memudahkan masyarakat desa mendapatkan kebutuhan mereka dengan harga yang murah. Untuk mengelola gerai itu, kalianlah yang akan ditempatkan di sana,” jelasnya.
Menko Polkam mengapresiasi para peserta yang rela meninggalkan keluarga demi mengikuti pelatihan.
“Saya sangat menghargai kalian karena memahami untuk apa tugas ini dijalankan. Ini adalah bentuk pengabdian untuk memajukan bangsa. Kalian rela menyisihkan waktu, bahkan berpisah sementara dengan orang tua, suami, istri, maupun anak. Itu bukan hal yang mudah. Kalian hebat,” ucapnya.
Ia juga mendorong peserta menjadikan penugasan sebagai peluang membangun karier.
“Kerjakan semua ini dengan hati. Kalian mengabdi untuk kepentingan bangsa. Jangan setengah-setengah. Sekali masuk ke sini, betul-betul konsentrasikan diri. Apa pun cita-cita kalian, jangan pernah meninggalkan ibadah karena Tuhanlah yang menentukan segala sesuatu,” pesannya.
Di akhir arahannya, Djamari mengaku datang ke Rindam untuk bernostalgia.
“Saya datang ke sini sebetulnya ingin bernostalgia, melihat pohon-pohon masih ada, kantornya masih ada, foto saya juga masih ada sebagai mantan Danrindam. Selamat belajar, bangsa menunggu bakti kalian untuk negeri ini,” ucapnya.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para deputi Kemenko Polkam, serta Staf Khusus Menko Polkam. (*)
Penulis: Sumber : Siaran Pers No. 259/SP/HM.01.02/POLKAM/7/2026 - Humas Kemenko Polkam RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *