“Pedagang Narkoba” di Selat Beting (Labuhanbatu) Bak Jual Kacang Goreng

Foto : (ilustrasi).

Cakrawalaasia.news, LABUHANBATU – Peredaran narkoba di Desa Selat beting, Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu sangat marak dan bebas seperti menjual kacang goreng tanpa tersentuh hukum. Kondisi dan situasi ini sudah sangat memprihatinkan.

Mirisnya lagi, sama persis seperti informasi peredaran narkoba (sabu) di Kecamatan Bilah Hilir yang sempat diberitakan media ini. Konsumen/pembeli dari barang haram tersebut tidak hanya orang dewasa, disebut – sebut, para remaja yang masih mengecap pendidikan pun menjadi “sasaran empuk” para “pedagang narkoba”, Selasa, (14/04/2026).

Hal tersebut disampaikan salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya. Selain mengatakan Bak menjual kacang goreng peredaran narkoba di wilayah lingkungannya, Ia (warga) juga menyampaikan keluhan dengan rasa resah terkait sering hilangnya buah tanda segar (kelapa sawit) setiap kali panen.

“Gawat kampung kami ini pak, kayak menjual kacang goreng. Banyak sekali “pecandu narkoba”, dari mulai orang dewasa, sampai ke anak – anak yang masih sekolah sudah menjadi korban bandar narkoba ini. Bukan itu aja pak, pencurian kelapa sawit dilingkungan kami ini juga meningkat, pantang lengah, habis disikat,”ucapnya mengeluh.

Hasil investigasi yang berhasil dirangkul, terduga pengedar narkoba, kerap nama yang disebut warga, “Toni”.  Nama yang disebut – sebut warga itu, sering berada di seputaran Tangkahan Umum, Selat beting. Selain itu, warga menyebutkan nama “Tarnok”, yang sering berada di seputaran dusun Sijambu, Desa Selat Beting. Terkahir, warga sebutkan nama “Surip”, yang sering berada di seputaran Sirahu, Desa Selat Beting, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Dari berbagai narasumber diwawancara, peredaran narkoba jenis sabu di wilayah pesisir Kabupaten Labuhanbatu, menurut informasi diterima redaksi sementara, mencapai lebih dari 15 kg perbulannya. (*)

Penulis: ESR/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *