Cakrawalaasia.news, BANTEN – Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi untuk menghadapi setiap kerawanan yang muncul selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menurutnya, perlu ada inovasi dan kreasi sehingga pelaksanaan mudik berjalan dengan lancar dan aman.
“Ingat, tingkat kepuasan tahun 2025 sudah 92,6%, sangat tinggi, artinya kita tidak boleh turun. Saya ingatkan terus kita melakukan kolaborasi dan sinergitas, hilangkan ini adalah rutinitas, agar kita terus berinovasi dan berkreasi sehingga pelaksanaan mudik ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Wamenko Polkam Lodewijk saat melaksanakan kunjungan kerja bersama Menko PMK dalam rangka Peninjauan Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (13/3/2026).
Wamen Polkam pun mengingatkan tagline Polri yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” yang bisa menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Mari kita saling kompak dan bersinergi mengerahkan seluruh kerja keras dan kerja nyata untuk mensukseskan pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026,” katanya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan mudik telah melakukan berbagai persiapan serta menghadirkan sejumlah inovasi layanan. Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi berbagai potensi risiko yang dapat terjadi selama periode mudik, termasuk faktor cuaca maupun kondisi tidak terduga lainnya.
“Kita harus mengantisipasi berbagai hal yang tidak terduga, termasuk faktor cuaca. Oleh karena itu, semua pihak harus bekerja secara sinergis, responsif, dan memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat,” katanya.
Peninjauan ini turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menterian PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo, serta perwakilan Kementerian dan Lembaga terkait. (**)











