Kemenko Polkam Dorong Penguatan Instrumen Kerja Sama Pembangunan Internasional (KSPI)

Foto : Rapat Koordinasi Strategi Implementasi Kerja Sama Pembangunan Internasional di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika (Pasosaf), untuk menyelaraskan strategi penguatan instrumen KSPI, merumuskan model implementapsi program prioritas, dan memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga secara terukur, (sumber : Humas Kemenko Polkam-RI).

Cakrawalaasia.news, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melaksanakan Rapat Koordinasi Strategi Implementasi Kerja Sama Pembangunan Internasional di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika (Pasosaf), untuk menyelaraskan strategi penguatan instrumen KSPI, merumuskan model implementapsi program prioritas, dan memperkuat koordinasi lintas kementerian/lembaga secara terukur.

Dalam pembahasan, rapat menyoroti pentingnya penguatan diplomasi pembangunan melalui optimalisasi instrumen KSPI, khususnya diplomasi pendidikan dan proyek Kampung Indonesia sebagai flagship program. Selain itu, dibahas perlunya integrasi skema beasiswa nasional dalam satu payung branding, penguatan basis data dan jejaring alumni, dan penyelarasan peran antar pemangku kepentingan. Rapat juga menekankan prinsip demand-driven cooperation, penguatan kelembagaan dan pembiayaan, serta peningkatan efektivitas implementasi program kerja sama di kawasan Pasifik, Oseania, dan Afrika.

Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Pasifik, Oseania, dan Afrika Kemenko Polkam, Parimeng, menegaskan bahwa penguatan instrumen KSPI perlu diarahkan pada peningkatan nilai strategis dan politis kerja sama pembangunan internasional Indonesia, khususnya melalui diplomasi pendidikan dan pengembangan program unggulan seperti Kampung Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian/lembaga dalam membangun skema yang terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemanfaatan jejaring alumni sebagai bagian dari penguatan pengaruh Indonesia di kawasan prioritas.

“Kami berharap dengan adanya rakor ini dapat terwujudnya penyelarasan arah kebijakan dan program KSPI antar kementerian/lembaga, terbentuknya desain implementasi program prioritas yang konkret dan terukur, serta meningkatnya efektivitas diplomasi pembangunan Indonesia melalui integrasi skema beasiswa dan penguatan proyek Kampung Indonesia. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dan kontributor aktif dalam pembangunan internasional di kawasan Pasosaf,” kata Parimeng.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan (Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional/LKDP), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Perdagangan, serta perwakilan perguruan tinggi dan perwakilan RI di luar negeri. (*)

Penulis: Humas Kemenko Polkam-RI (SIARAN PERS NO. 153/SP/HM.01.02/POLKAM/5/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *