Ragam  

Prajurit Korem 012/TU Tangani Bencana Banjir dan Longsor di Meulaboh

Foto : Prajurit KOREM 012/TU membantu mengevakuasi warga dan kendaraan bermotor, (Penrem 012/TU).

Cakrawalaasia.news, Meulaboh – Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh sejak beberapa hari terakhir memicu luapan air sungai dan pergerakan tanah di sejumlah titik yang menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu bahkan sebagian lumpuh sehingga penanganan darurat menjadi prioritas bagi pemerintah daerah dan aparat terkait.

Menyikapi situasi ini, Komandan Korem 012/TU Kolonel Inf Benny Rahadian, S.E., M. Han mengerahkan personel jajarannya untuk membantu penanganan banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah Aceh, khusunya di wilayah barat selatan, Jum’at (26/11/2025).

Personel Kodim dibawah komando jajaran Korem 012/TU sejak pagi hari diterjunkan untuk membantu mengevakuasi warga terdampak, membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan dan jembatan putus akibat derasnya arus sungai.

Danrem 012/TU mengatakan, pengerahan personel dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi darurat tersebut, kami fokus pada evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan pemulihan akses jalan yang terputus.

Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami. Karena bencana seperti ini membutuhkan respons cepat, terukur, dan terkoordinasi.

“TNI hadir untuk rakyat. Kami akan terus berada di garis depan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana alam ini,” ujar Danrem 012/TU

“Kami juga mengimbau untuk masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi,” tegasnya.

Untuk saat ini juga, prajurit di jajaran Korem 012/TU tetap siaga. Pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan cuaca serta kemungkinan bencana susulan.

Respon cepat ini menjadi bukti kehadiran TNI di tengah masyarakat, sigap, profesional, dan selalu menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas tertinggi dalam setiap penanganan bencana, pungkasnya. (**)

Penulis: Penrem 012/TU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *