Cakrawalaasia.news, JAKARTA – Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi kunci agar program pemerintah tepat sasaran.
Hal ini ditegaskan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat kunjungan kerja di Kabupaten Gresik dalam rangka Kolaborasi Program Prioritas Presiden, Senin, 30 Maret 2026.
DTSEN digunakan sebagai satu-satunya acuan dalam menentukan penerima manfaat, termasuk dalam program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi keluarga pada Desil 1 dan 2.
Gus Ipul menekankan, DTSEN bersifat dinamis dan harus terus diperbarui melalui proses ground check bersama pemerintah daerah dan pilar sosial. Melalui Inpres Nomor 4 Tahun 2025, pemerintah mendorong penggunaan data tunggal yang dikelola BPS, agar tidak ada lagi tumpang tindih data dan seluruh masyarakat yang berhak dapat terjangkau oleh program perlindungan sosial.
Dalam kegiatan tersebut, suasana berlangsung hangat. Ketika kedatangan Gus Ipul, disambut penampilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 37 Gresik. Mulai dari paduan suara, pembacaan puisi, hingga pidato dalam empat bahasa asing, yaitu Inggris, Arab, Tagalog, dan Prancis.
Penampilan para siswa yang percaya diri dan fasih tersebut menjadi bukti bahwa potensi dapat tumbuh dari siapa saja, termasuk dari anak-anak yang sebelumnya belum terjangkau dalam proses pembangunan. (**)











