Cakrawalaasia.news, BANTEN – Pasien asal Banten yang menjalani pengobatan di Jakarta kini dapat memanfaatkan Rumah Singgah milik Pemerintah Provinsi Banten secara gratis.
Fasilitas ini disediakan bagi pasien dan pendamping yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Jakarta.
Rumah Singgah Pemprov Banten berlokasi di Jalan Tebet Timur Raya Nomor 51, Tebet, Jakarta Selatan.
Salah satu warga yang merasakan manfaatnya adalah Haris Sudianto (57), warga Cikande, Kabupaten Serang. Ia mendampingi istrinya menjalani pengobatan kanker di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.
Sebelum mengetahui adanya rumah singgah, Haris harus bolak balik dari Cikande ke Jakarta untuk pengobatan istrinya.
“Sekali pulang pergi bisa sampai Rp.500 ribu hanya untuk ongkos. Kalau seminggu tiga sampai empat kali sangat berat,” ujarnya.
Rumah Singgah Pemprov Banten dapat menampung sekitar 20 pasien atau sekitar 40 orang jika termasuk pendamping pasien.
Fasilitas yang tersedia antara lain
- Tempat tinggal sementara
- Tabung oksigen
- Kursi roda
- Tempat tidur
- Layanan makan dengan standar gizi
- Mobil operasional untuk antar jemput pasien
- Ambulans untuk pasien yang membutuhkan penanganan khusus
Selain Haris, manfaat rumah singgah juga dirasakan Jabidi (41), pedagang sate keliling asal Cikupa, Kabupaten Tangerang, yang sedang menjalani pengobatan di RSCM Jakarta.
Ia mengaku fasilitas ini sangat membantu karena menyediakan tempat tinggal, makan, dan transportasi menuju rumah sakit.
Ke depan, Pemprov Banten berencana menambah fasilitas seperti dapur, ruang cuci pakaian, serta area jemur untuk meningkatkan pelayanan bagi pasien dan pendamping.
Warga sedulur Banten, Rumah Singgah Pemprov Banten menjadi salah satu bentuk pelayanan bagi warga Banten yang sedang menjalani pengobatan di Jakarta. (**)











