Cakrawalaasia.news, PADANG – Pemerintah Pusat menyalurkan bantuan stimulan bagi masyarakat Sumatra Barat pascabencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu. Dukungan dalam bentuk dana ini diberikan untuk memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan ringan dan sedang. Penyaluran bantuan stimulan tersebut berlangsung di beberapa wilayah, salah satunya di Kota Padang, pada Jumat (13/2/2026).
Sekretaris Utama BNPB Rustian bersama Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat yang berhak menerima dana untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak ringan dan sedang.
Dana sebesar Rp.15 juta diberikan kepada kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami rusak ringan, sedangkan Rp.30 juta untuk rusak sedang.
Doktor Rustian mengungkapkan, penyaluran bantuan stimulan ini merupakan tahap pertama. Penyaluran bantuan menggunakan mekanisme transfer bank ke rekening penerima.
Di sisi lain, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah menyalurkan bantuan stimulan kepada masyarakat terdampak.
Penyaluran dana bantuan stimulan di Kota Padang pada tahap ini menyasar pada 275 KK dengan rincian 248 KK yang rumahnya rusak ringan dan 27 KK yang rumahnya rusak sedang.
Pelaksanaan pemberian bantuan tersebut dilakukan berbarengan dengan tujuh wilayah administrasi kabupaten dan kota lain di Sumatra Barat yang diterjang banjir dan longsor akibat Siklon Senyar.
Penerima bantuan stimulan di Kabupaten Agam sebanyak 112 KK, dengan rincian 59 KK yang rumahnya rusak ringan dan 53 KK rusak sedang. Total dana yang diberikan sebesar Rp.2,475 miliar.
Di Kabupaten Padang Pariaman, total dana bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang mencapai Rp6,63 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada 268 keluarga yang rumahnya rusak ringan dan 87 keluarga untuk rusak sedang.
Di Kabupaten Pasaman Barat, total bantuan stimulan yang diberikan sebesar Rp.1,005 miliar dengan rincian 37 KK yang rumahnya rusak ringan dan 15 KK rusak sedang.
Empat wilayah lain yang juga berlangsung pemberian bantuan stimulan yaitu Solok dengan total dana disalurkan sebesar Rp.1,71 miliar, Pasaman Rp.435 juta, Padang Panjang Rp.165 juta dan Kota Pariaman Rp.75 juta. (**)











