Cakrawalaasia.news, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8, pemerintahan Kabinet Merah Putih yang digelar di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu (6/8/2025).
Sidang tersebut menandai evaluasi capaian 10 bulan pertama pemerintahan yang diisi dengan langkah strategis dan sejumlah prestasi.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran menterinya yang dinilai bekerja solid dan kompak dalam mengawal kebijakan pemerintah.
“Dalam waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang benar, kita berada di azimut kompas yang benar,” ucap Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga mengapresiasi kinerja kabinet dalam menjalankan program prioritas, yang semuanya adalah program yang dirasakan langsung oleh masyarakat, di antaranya, Swasembada Pangan, Swasembada Energi, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih Desa/Lurah, Cek Kesehatan Gratis, dan Program 3 (tiga) juta rumah.
Program – program yang dirasakan langsung oleh masyarakat tersebut, dalam rapat kabinet paripurna tersebutkan, bahwa untuk Swasembada pangan mencapai Stok beras nasional. Saat ini mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Sedangkan Swasembada energi, mencapai peningkatan jumlah proyek energi nasional.
Pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), di awal Agustus ini sudah terdapat 17 juta penerima manfaat dari anak sekolah, anak belum sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menerima Makan Bergizi Gratis setiap hari.
Di program Sekolah Rakyat, tahun 2025 ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 15 ribu siswa dari anak-anak yang putus sekolah, belum pernah sekolah dan berpotensi putus sekolah.
Untuk program Koperasi Desa Merah Putih yang telah diresmikan dan diluncurkan kelembagaannya sebanyak 80.081 Koperasi.
Yang telah berjalan beberapa hari kemarin, Program Cek Kesehatan Gratis secara serentak. Sampai dengan awal Agustus, sudah digunakan oleh lebih dari 17.000.000 warga. Selain itu, pemerintah juga memiliki rencana untuk membangun rumah sakit di setiap kabupaten.
Yang akan datang di bulan September 2025, Program 3 Juta Rumah Subsidi. Program ini akan ada peluncuran rumah subsidi secara masif yang disertai dengan dan terobosan baru Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan.**
Sumber : Humas Sekretaris Kabinet (catatan seskab/media sosial).