Seporsi Indonesia Melalui S’RASA

Foto : Program S’RASA diluncurkan enam kementerian di Skydeck Sarinah, Thamrin, Jakarta pada Kamis, (28/8). (doc. Indoposttrust).

Cakrawalaasia.news, Jakarta – Bagi diaspora, rindu Tanah Air tidak melulu diobati dengan pulang. Bisa menyantap nasi goreng ala rumahan atau yang bercita rasa kaki lima saja sudah jadi penawar rindu rumah. Rasa kangen itu, bisa di jembatani makanan autentik yang berasal dari bumbu autentik.

Program Rasa Rempah Indonesia (S’RASA) ingin menghadirkan di depan mata berbagai sajian khas Indonesia yang bercita rasa autentik bagi semua orang di berbagai belahan dunia.

“Restoran Indonesia di luar negeri akan dilibatkan. Kurasi awal dilakukan di lima kota di lima negara. S’RASA ingin menampilkan Indonesia melalui kuliner. Impian itu dijaga melalui standar dan konsep yang dikawal oleh ahli kuliner,”sebut Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Program S’RASA diluncurkan enam kementerian di Skydeck Sarinah, Thamrin, Jakarta pada Kamis, (28/8). S’RASA mendukung representasi kuliner Indonesia yang autentik di berbagai restoran Indonesia di luar negeri. Restoran yang menjadi bagian dari program akandidukung pasokan bumbu asli Indonesia hingga bantuan pembiayaan.

Dukungan ini untuk satu tujuan, yaitu menghadirkan sajian Indonesia dengan rasa yang autentik di seluruh penjuru dunia.Uji coba akan dilakukan di lima kota dunia, yakni London – Inggris, Tokyo – Jepang, Sydney – Australia, Amsterdam – Belanda, dan New York –  Amerika Serikat. Restoran serta pemasok bumbu dan rempah program S’RASA akan dipilih melalui seleksi terbuka oleh profesional di bidang kuliner.

Syarat utamanya sederhana, yakni menyajikan kuliner khas Indonesia dengan cita rasa autentik.Nantinya, diaspora Indonesia yang rindu dengan makanan Indonesia hanya perlu datang ke restoran S’RASA.

Racikan rasa dan rempah autentik Indonesia yang hadir di restoran dukungan S’RASA mengantar diaspora pulang lewat seporsi makanan. Namun, keberadaan S’RASA bukan hanya untuk diaspora.

“Kita memperkenalkan Indonesia lewat restoran Indonesia di luar negeri. Melalui pengalaman mencicipi hidangan, kita juga ingin menarik masyarakat mancanegara agar mengenal budaya Indonesia secara langsung,”kata Mendag Busan.

Mengintensifkan representasi kuliner Indonesia yang autentik bagi masyarakat internasional pun menjadi menjadi salah satu tujuan S’RASA.

Mendag Busan berharap, diaspora yang mengobati kangen rumah dengan makan di restoran-restoran Indonesia juga dapat mengajak sahabat, rekan sejawat, dan keluarga besar mereka untuk mengenal rasa-rasa autentik dari makanan Indonesia. Strategi ini mewujudkan gastrodiplomasi Indonesia bagi masyarakat global.

International Maritime Organization (IMO), Desra Percaya, optimistis gerakan ini bisa memperkuat presensi kuliner Indonesia di luar negeri melalui restoran-restoran representatif.

“Sajian S’RASA hadir secara autentik dengan standardisasi autentikasi cita rasa kuliner Indonesia di berbagai restoran Indonesia di luar negeri,”ucap Desra.

Kini, cita rasa Nusantara tidak lagi terikat jarak. Dari meja makan, S’RASA menjadi jembatan rasa yang menghubungkan Indonesia dengan dunia. S’RASA menjadi tempat pulang diaspora Indonesia sekaligus menjadi perkenalan budaya untuk masyarakat mancanegara.**

 

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kemendag-RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *