Masyarakat Kecamatan Panai Hulu Gerebek “Markas” Sabu, Warga : Bongkar Jaringannya

Foto : Mapolsek Panai Tengah (atas), dan barang bukti hasil pengrebekan masyarakat Kec. Panai Hulu di lokasi yang diduga Markas narkotika jenis sabu, (ist).

Cakrawalaasia.news, Labuhanbatu – Amarah dan keresahan warga akhirnya memuncak. Masyarakat dari sejumlah desa di Kecamatan Panai Hulu menggerebek lokasi yang diduga kuat menjadi markas pemakaian sekaligus transaksi narkotika jenis sabu-sabu di bawah pohon kelapa sawit, Dusun II Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (27/02/2026) sekira pukul 17.00 WIB.

Aksi spontan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas maraknya peredaran sabu yang dinilai semakin terang-terangan dan seolah tak tersentuh hukum.

Dalam penggerebekan itu, warga menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan dan transaksi sabu. Di antaranya puluhan plastik klip putih transparan diduga bekas kemasan sabu, dua bong (alat hisap) rakitan dari botol minuman, satu timbangan digital elektronik yang diduga digunakan untuk menakar barang, satu dompet warna hitam, satu mancis biru, satu charger handphone putih, satu bungkus pipet minuman yang diduga sebagai alat bantu hisap, serta satu unit sepeda motor Honda warna biru yang ditinggalkan di lokasi.

Tak hanya di satu titik, warga mengaku menemukan indikasi aktivitas serupa di sedikitnya sepuluh lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Panai Hulu. Fakta ini memunculkan dugaan kuat bahwa peredaran sabu di kawasan tersebut bukan lagi bersifat sporadis, melainkan telah berlangsung masif dan terstruktur.

“Kami sudah sangat resah. Hampir di beberapa titik ada aktivitas yang sama. Kalau ini dibiarkan, anak-anak kami yang jadi korban,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.

Warga menilai peredaran sabu di Kecamatan Panai Hulu kian menjamur tanpa hambatan berarti. Mereka pun mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum (APH) dalam menindak jaringan narkotika yang diduga telah lama beroperasi di wilayah tersebut.

Secara geografis, Kecamatan Panai Hulu dikenal sebagai kawasan perkebunan yang luas dan relatif jauh dari pusat kota maupun Mapolsek Panai Tengah. Kondisi ini diduga dimanfaatkan oleh para pelaku untuk menjalankan aktivitas transaksi narkotika secara tersembunyi dan berpindah-pindah.

Masyarakat menegaskan bahwa persoalan ini bukan lagi sekadar tindak kriminal biasa, melainkan ancaman serius terhadap keamanan dan masa depan generasi muda. Mereka khawatir pelajar dan remaja setempat terjerumus dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba yang semakin sulit dikendalikan.

“Kamtibmas sudah sangat terganggu. Jangan sampai masyarakat yang terus bergerak sendiri. Kami minta aparat jangan tutup mata. Tangkap pelaku dan bongkar jaringannya sampai ke akar,” tegas warga lainnya.

Atas kejadian ini, masyarakat Kecamatan Panai Hulu mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah agar segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh, razia rutin, serta penindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan, S.H., saat dimintai tanggapan terkait masih maraknya peredaran sabu di wilayah hukumnya, khususnya Kecamatan Panai Hulu, mengatakan akan menindaklanjutinya.

“Terima kasih pak infonya,
Kami tindaklanjuti pak dan apabila ada informasi terkait peredaran narkoba mohon kerjasamanya dgn kami personil Polsek Panai Tengah,” ujarnya. (**)

Penulis: Nasruddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *