Kemenko Polkam Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dukung Desa Migran Emas

Foto : Asisten Deputi Kerja Sama Asia Kemenko Polkam, Nur Rokhmah pada Rapat Koordinasi Sinergi Desa Tematik Kementerian/Lembaga Dalam Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, (sumber : Humas Kemenko Polkam-RI).

Cakrawalaasia.news, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menekankan perlunya kolaborasi dan koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk mendukung Program Desa Migran Emas (Demimas) yang diinsiasi oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Desa Tematik yang dibina oleh Kementerian/Lembaga.

Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan ekosistem dan tata kelola pelindungan, pelayanan, dan pemberdayaan PMI dan keluarga di desa maupun kelurahan.

“Mengapa kita perlu mengolaborasikan Demimas dengan Desa Tematik binaan Kementerian dan Lembaga terkait? Karena kita memahami bahwa upaya pelindungan pekerja migran Indonesia tidak lepas dari keterlibatan aparat desa,” ujar Asisten Deputi Kerja Sama Asia Kemenko Polkam, Nur Rokhmah pada Rapat Koordinasi Sinergi Desa Tematik Kementerian/Lembaga Dalam Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Hal tersebut diperlukan penanganan dari hulu sehingga bisa memberikan solusi dalam penanganan pekerja migran Indonesia, tidak hanya dari sisi pelindungan pada saat bekerja di luar negeri, tetapi juga pada saat sebelum berangkat dan pasca ketibaan di Indonesia melalui pemberdayaan ekonomi yang akan diberikan kepada pekerja migran dan keluarganya.

“Kementerian dan Lembaga sepakat untuk mengolaborasikan Demimas dan Desa Tematik binaan K/L melalui pilot project yang akan kita garap bersama dan digabungkan dengan beberapa program dari Kementerian/Lembaga terkait,” kata Nur Rokhmah.

Disampaikan, Kementerian dan Lembaga akan melaksanakan program yang tidak hanya memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai migrasi aman, tetapi juga pemberdayaan ekonomi.

“Diharapkan ini bisa menjadi solusi bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya agar tidak terjebak lagi berangkat ke luar negeri secara non-prosedural atau ilegal,” kata Nur Rokhmah.

Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga KP2MI, Hadi Wahyuningrum mengatakan, Desa Migran Emas (Demimas) adalah Desa atau Kelurahan yang melaksanakan upaya terpadu antarinstansi dalam rangka mewujudkan ekosistem dan tata kelola perlindungan, pelayanan, dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya.

Dijelaskan, Demimas merupakan revitalisasi program desmigratif yang dikembangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2024.

Ada 10 Pilar Demimas ini yaitu pemberian layanan migrasi ke luar negeri secara prosedural, promosi dan penyebarluasan informasi peluang kerja luar negeri, pencegahan penempatan secara nonprosedural dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang, pemantauan keberangkatan dan kepulangan serta pendataan Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga, literasi keuangan dan pemanfaatan remitansi bagi Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga, pengembangan koperasi dan badan usaha milik Desa, rumah wirausaha dan pengembangan usaha produktif untuk Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga, penguatan keluarga, reintegrasi Pekerja Migran Indonesia, dan diaspora mengabdi.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut perwakilan KP2MI, Kementerian PPPA, Kemenimipas, Kemendes PDT, BNN, serta Kementerian dan Lembaga terkait. (**)

Penulis: Humas Kemenko Polkam-RI (SIARAN PERS No. 57/SP/HM.01.02/POLKAM/2/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *