Cakrawalaasia.news, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri menyelenggarakan Rakor Stocktaking Isu Bidang Politik dan Keamanan antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Amerika dan Eropa pada 11-12 Februari 2026.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Amerika dan Eropa Kemenko Polkam, dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Amerika I dan II serta Direktur Eropa I dan II Kemlu. Peserta rakor terdiri dari perwakilan Kemlu, Kemhan, Kemenimipas, BIN, BNPT, BSSN, BNN, PPATK, Mabes Polri, dan Mabes TNI.
Asisten Deputi Koordinasi Amerika dan Eropa, Pande K. Wuri Handayani menekankan pentingnya memosisikan Indonesia sebagai kekuatan _middle power_, dan mendasarkan kepentingan nasional dalam bekerja sama dengan negara di kawasan Amerika dan Eropa, ditengah dinamika geopolitik global.
“Indonesia perlu memastikan implementasi prinsip politik luar negeri bebas aktif guna mempertahankan netralitas strategis di tengah persaingan kekuatan global,” tegas Pande.
Rakor ini membahas isu-isu strategis, potensi dan peluang peningkatan kerja sama di bidang politik dan keamanan seperti penanganan kejahatan transnasional terorganisir seperti peredaran narkotika, pencucian uang, perdagangan ilegal, dan kejahatan siber lintas yurisdiksi.
Isu-isu strategis yang menonjol antara lain termasuk isu keamanan siber dan perlindungan data strategis, pemberdayaan diaspora Indonesia, perlindungan WNI dan pekerja migran di kawasan Amerika dan Eropa.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyerap masukan lintas K/L sekaligus memperkuat kerangka kerja sama politik dan keamanan Indonesia dengan mitra di kawasan Amerika dan Eropa. (**)











