Cakrawalaasia.news, Bogor – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan penyusunan Strategi Nasional Peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI) akan memprioritaskan penguatan regulasi dan investasi teknologi canggih. Hal ini tentunya akan menjamin sistem digital nasional yang tangguh dari ancaman siber.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Koordinasi Bidang Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto dalam membuka rapat koordinasi Penyusunan Strategi Nasional Peningkatan Global Cybersecurity Index yang diselenggarakan di Bogor, Selasa, (5/8/2025).
“Pengembangan SDM dan kerja sama internasional juga menjadi prioritas dalam penyusunan strategi peningkatan ini,” jelas Eko.
Deputi Bidang Koordinasi Kominfo juga menegaskan, penguatan keamanan siber merupakan prasyarat penting untuk memastikan keberhasilan 5 Program Unggulan Presiden Prabowo.
“Layanan publik digital yang aman akan memastikan Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Perumahan Rakyat dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan terpercaya,” ungkapnya.
“Implementasi strategi ini akan memastikan setiap pilar program prioritas Presiden mendapat dukungan infrastruktur digital yang aman, terintegrasi, dan handal,” tambahnya.
Rakor ini dihadiri oleh 28 peserta dari 14 Kementerian/Lembaga strategis, termasuk BSSN, KemenPANRB, Bappenas, dan Polri. Rapat menghasilkan kesepakatan pembentukan Forum Koordinasi & Komunikasi Keamanan Siber (FK3S), penetapan target capaian GCI tahunan hingga 2027, dan penunjukan focal point di setiap K/L.**
Sumber : Humas Kemenko Polkam-RI (SIARAN PERS NO. 279/SP/HM.01.02/POLKAM/8/2025).