Kemenko Polkam Kawal Ketat Pelaksanaan Program MBG di NTB

Foto : Kedeputian Bidang Koordinasi Kamtibmas beserta Staf Khusus Menko Polkam bidang Hubungan Antar Lembaga melakukan kunjungan ke salah satu dapur produksi yang berada di wilayah Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berada di dalam Area Mako Brimob. (doc. Humas Kemenko Polkam-RI).

Cakrawalaasia.news, NTB – Dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kemenko Polkam melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Kamtibmas beserta Staf Khusus Menko Polkam bidang Hubungan Antar Lembaga melakukan kunjungan ke salah satu dapur produksi yang berada di wilayah Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berada di dalam Area Mako Brimob Provinsi NTB.

Dari hasil peninjauan tersebut, tim dari Kemenko Polkam menilai, dapur tersebut telah siap secara keseluruhan, baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun fasilitas pendukung lainnya seperti peralatan memasak dan sistem distribusi bahan makanan serta makanan yang akan disajikan.

Pengelola menjelaskan bahwa proses memasak sudah dimulai sejak dini hari dan selesai pada pukul 04.00 pagi, setelah proses memasak selesai, kemudian makanan langsung dikemas mulai pukul 04.30 dan siap dikirimkan ke sekolah-sekolah pada pukul 08.00 pagi. Menu makanan tersebut ditujukan untuk dikonsumsi siswa pada jam makan siang sekitar pukul 12.00-13.00. Mayoritas penerima manfaat program MBG di kota Mataram Provinsi NTB ini adalah anak-anak usia PAUD dan TK.

Kemudian pengelola juga menjelaskan bahwa saat ini mereka mampu melayani hingga 3.500 anak, dan apabila ingin ditingkatkan lagi kapasitasnya mereka harus menambah tenaga kerja guna memastikan distribusi tetap berjalan lancer dan tepat waktu.

Brigjen Pol Adhi Satya Perkasa yang mewakili Kedeputian Bidkoor Kamtibmas menegaskan bahwa seluruh makanan yang dihasilkan harus memiliki takaran gizi yang baik dan harus memperhatikan juga proses pendistribusian nya ke sekolah-sekolah.

“Kita harus betul-betul cek apakah gizi yang diberikan itu sudah sesuai dengan gizi harian yang seharusnya diberikan, dan jangan sampai makanan yang sudah siap disajikan terkontaminasi Ketika sedang menuju ke sekolah-sekolah, oleh sebab itu harus di perhatikan betul proses pendistribusiannya karena ini menyangkut Kesehatan anak-anak kita,” jelasnya

Pengelola juga menginformasikan bahwa saat ini di NTB baru terdapat satu unit dapur MBG yang telah beroperasi, yaitu yang berada di Kompleks Brimob tersebut. Namun sebagai bentuk pengembangan dan ekspansi jangkauan program, pemerintah juga telah memulai pembangunan dapur MBG kedua. Proses peletakan batu pertama telah dilakukan dan diharapkan dapur tambahan ini dapat segera beroperasi guna memperluas cakupan layanan MBG di wilayah NTB. Kehadiran fasilitas ini diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam membentuk generasi emas Indonesia 2045 melalui intervensi gizi sejak usia dini.

Selain itu Staf Khusus Kemenko Polkam Letjen TNI (Purn) Drs. M. Munir menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan status gizi anak-anak di NTB, tetapi juga berkontribusi besar dalam mencetak generasi emas Indonesia.

“Kami lihat sudah sangat siap, kami sudah cek SDM serta peralatannya sudah sesuai dengan standart yang diberikan termasuk rantai pasok bahan makanan dan sebagainya itu semua sudah siap. Semoga langkah yang kita jalankan ini diridhoi oleh Allah SWT dan dapat berjalan lancer sesuai harapan, sehingga anak-anak ini tumbuh menjadi menjadi kader-kader bangsa Indonesia kedepan dan menyongsong Indonesia emas 2045,” tutupnya.**

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Kemenko Polkam-RI (SIARAN PERS NO. 304/SP/HM.01.02/POLKAM/8/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *