Cakrawalaasia.news, KOTA TANGERANG – Momentum perayaan Hari Raya Idulfitri seringkali membuat aktivitas dan pola makan sebagian besar masyarakat menjadi tidak teratur bahkan sampai mengalami keluhan kesehatan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang drg. Sari Nur Arofah menuturkan, masyarakat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang mengintai setelah melewati perayaan momentum Lebaran.
“Kita sangat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang bisa muncul setelah perayaan Lebaran biasanya pengaruhi perubahan pola makan, kurang istirahat, serta sejumlah faktor lainnya yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh menjadi lebih rentan,” ujar Sari, Minggu (22/3/26).
Berikut ini sejumlah potensi penyakit yang muncul setelah momentum Lebaran:
1. Wasir
Pertama, potensi penyakit wasir dapat muncul diakibatkan pola makan yang tidak teratur di tengah momentum perayaan Lebaran.
Salah satu pola makan yang dapat menyebabkan munculnya penyakit wasir adalah mengonsumsi makanan yang cenderung minim kandungan serat seperti kue-kue Lebaran dan sebagainya. Oleh karenanya, masyarakat tetap disarankan mengonsumsi buah atau sayur setiap hari termasuk di momentum perayaan Lebaran.
2. Gula Darah
Kedua, potensi lonjakan gula darah menjadi keluhan kesehatan yang sering ditemukan setelah momentum perayaan Lebaran.
Hal ini dipicu oleh sejumlah makanan khas Lebaran yang mengandung gula dengan kadar yang cukup tinggi seperti kue kering, camilan, sampai minuman manis yang sering disajikan saat Lebaran.
3. Kolestrol
Ketiga, potensi lonjakan kolestrol selama momentum perayaan Lebaran yang diakibatkan oleh kandungan lemak dan santan dari sejumlah makanan khas Learan seperti opor, rendang, dan sebagainya.
Hal ini bisa berdampak memicu sejumlah penyakit berbahaya lainnya seperti serangan jantung, stroke, arteri perifer, darah tinggi, batu empedu, dan sebagainya terutama dialami oleh masyarakat dengan kelompok usia manula.
4. Flu
Terakhir, potensi penyakit flu masih menjadi keluhan kesehatan paling sering ditemukan selama momentum perayaan Lebaran.
Tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kandungan makanan khas Lebaran, penyakit flu biasanya disebabkan oleh faktor kelelahan tubuh yang diakibatkan aktivitas yang padat selama lebaran sehingga mempengaruhi daya tahan tubuh secara signifikan. (**)











