Vaksinasi PMK di Balai Inseminasi Buatan, Kementan Amankan Produksi Bibit Ternak

Foto : Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dilakukan secara rutin di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. (sumber : Kementan-RI).

Cakrawalaasia.news, Lembang – Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dilakukan secara rutin di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang menjadi bagian dari upaya pemerintah melindungi peternak dari risiko penyakit ternak.

Kesehatan ternak di unit perbibitan dinilai berpengaruh langsung terhadap keberhasilan inseminasi buatan dan produktivitas ternak di tingkat peternak.

BIB Lembang melaksanakan vaksinasi PMK secara berkala sebagai dukungan terhadap Bulan Vaksinasi Nasional yang dicanangkan Kementerian Pertanian pada Selasa (20/1/2026).

Program ini ditujukan untuk menjaga kesehatan ternak, mencegah penularan penyakit menular strategis, serta menjamin keberlanjutan produksi semen beku yang aman dan berkualitas.

Dokter Hewan Penanggung Jawab Kesehatan Hewan BIB Lembang, Rudi Harsono, mengatakan vaksinasi menjadi langkah pencegahan utama dalam menjaga produktivitas.

“Pelaksanaan vaksinasi PMK rutin di BIB Lembang tidak hanya untuk menjaga kesehatan ternak internal, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Bulan Vaksinasi Nasional Direktorat Kesehatan Hewan. Dengan ternak yang sehat, kami dapat memastikan keberlangsungan produksi semen beku yang aman dan berkualitas,” ujar Rudi Harsono.

Menurut Kementerian Pertanian, kesehatan ternak di balai inseminasi berpengaruh langsung pada mutu semen beku yang digunakan peternak. Mutu yang terjaga akan meningkatkan tingkat kebuntingan dan menekan risiko kerugian peternak akibat gangguan kesehatan hewan.

Vaksinasi PMK di BIB Lembang dilakukan oleh tim teknis dan tenaga medis hewan dengan menerapkan standar kesehatan hewan, biosekuriti, serta prinsip kesejahteraan hewan untuk mencegah potensi penularan penyakit.

Kepala BIB Lembang, Gun Gun Gunara, menegaskan vaksinasi rutin merupakan bagian dari komitmen institusi negara menjaga layanan perbibitan nasional.

“Kesehatan ternak merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan program perbibitan dan inseminasi buatan. Melalui vaksinasi PMK rutin, BIB Lembang berupaya memastikan seluruh ternak dalam kondisi sehat, sehingga produk semen beku yang dihasilkan tetap memenuhi standar mutu dan keamanan, sekaligus mendukung program strategis nasional di bidang peternakan,” tegasnya.

Kementerian Pertanian menilai kegiatan vaksinasi di unit teknis pemerintah ini sebagai bagian dari strategi pengendalian PMK secara nasional. Dengan memastikan hulu perbibitan tetap sehat, pemerintah berharap risiko penyakit di tingkat peternak dapat ditekan dan keberlanjutan usaha peternakan tetap terjaga. (**)

Penulis: Ditjen PKH Kementan-RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *